| Heboh sebuah makam mengeluarkan cairan darah |
Disejumlah postingan di media sosial, terlihat makam tersebut mengeluarkan cairan merah seperti yang diduga darah darah tadi. Ditambah lagi makam tersebut masih baru belum genap sebulan tepatnya pada 15 September 2017 lalu.
Dengan beredarnya postingan yang viral di media sosial itu kemudian sontak membuat banyak warga geger dan penasaran warga pun mendatangi lokasi tersebut.
Ternyata cairan tersebut bukan darah, Paur Subbag Humas Polres Balikpapan, Iptu Tri Ikwan DJ menjelaskan, cairan yang keluar dari makam tersebut bukanlah darah.
"Itu bukan darah karena tidak ada bau anyir atau amis. Merah bisa dari akar, gelembung. Bisa karena udara panas di tanah karena sebelumnya tidak ada hujan," ujar Tri.
Selain itu pakar ilmu tanah Universitas Hasanuddin, Rismaneswati, mengatakan bisa jadi tanah di lokasi tersebut mengandung zat besi yang sangat tinggi. Dia mengatakan, jika mengandung zat besi tinggi, bisa jadi tanah itu mengeluarkan air berwarna merah.
"Mungkin warna kemerahan bisa berasal dari zat logam atau besi. Jadi tanah berwarna kemerahan itu karena kandungan besi cukup tinggi, maka ada proses pencucian dan air yang mengalir airnya berwarna merah," ucap Risma.
Hebohnya kabar tersebut membuat banyak warga yang berdatangan. Akhirnya ketua RT setempat beserta warga telah menimbun cairan di makam tersebut dengan tanah demi kamtibmas.